Orangtua di foto ini bernama Al-Hassan Abdulla. Seorang miskin yang berasal dari sebuah desa kecil di Ghana. Waktu itu, seorang jurnalis kantor berita Turki sedang merekam sebuah footage menggunakan drone untuk keperluan berita ketika drone-nya jatuh di atap rumah orangtua ini.

Saat sang jurnalis hendak mengambilnya, Abdulla ini bertanya polos: “Bisakah pesawat kecil ini berubah menjadi besar sehingga dapat membawaku ke Makkah untuk berhaji?”.

Mendengar pernyataan polos itu, sang jurnalis men-tweet foto Abdulla saat memegang drone dan menceritakan keinginannya berhaji, seandainya drone itu bisa menjadi besar. Dalam hitungan menit, tweet dan cerita itu menjadi viral di media sosial di Turki, bahkan bergerak ke seluruh dunia! Tak disangka, pemerintah Turki terkesan dengan cerita itu dan menghubungi orangtua tersebut dengan mengabarkan bahwa seluruh biaya perjalanan haji akan dibayarkan oleh pemerintah Turki.

Kemarin, orangtua ini meninggalkan Ghana untuk bertolak ke Jeddah. Seluruh biaya perjalanannya ditanggung oleh Kementerian Luar Negeri Turki, melalui intervensi menteri Mevlüt Çavuşoğlu.

Begitulah cara Allah memanggil hambanya untuk datang ke rumahnya, Allah tak sabar untuk menemui orang-orang yang tulus merindukanNya.

Jangan berhenti berdoa. Jangan berhenti berharap. Jangan berhenti merindu! Labbaik!

FAHD PAHDEPIE.